ekowisata aek siraisan (pemandian air siraisan)


Paper Ekonomi Sumberdaya Hutan                                                  Medan,30 Maret 2020
EKOWISATA AEK SIRAISAN (PEMANDIAN AIR SIRAISAN)

Dosen Penanggung Jawab:
Dr. Agus Purwoko, S.Hut, M.Si
Oleh :
Amelia Rahmi Dly
181201055
HUT 4 D





Hasil gambar untuk LOGO USU





















PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2020




BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Ekonomi SDH adalah suatu bidang penerapan alat-alat analisis ekonomi terhadap persoalan produksi, permintaan, penawaran, biaya produksi, penentuan harga termasuk dalam kajian ekonomi mikro dan masalah kesejahteraan masyarakat (kesempatan kerja, pendapatan produk domestik dan pertumbuhan ekonomi) yang termasuk dalam kajian ekonomi makro.Ekonomi SDH sangat mendasar posisinya dalam pengelolaan hutan; tanpa pertimbangan atau analisis ekonomi efisiensi pengelolaan hutan sukar tercapai. Analisis ekonomi SDH dapat diketahui apa yang diusahakan, berapa jumlahnya, kapan ditanam dan kapan dipanen serta berapa harga jual sehingga pengelolaan hutan dapat menguntungkan dan berkesinambungan. Pertimbangan- pertimbangan ekonomi tidak hanya pada kegiatan pemanfaatan hasil hutan, tetapi juga berlaku untuk kegiatan konservasi dan rehabilitasi hutan dalam upaya meningkatkan jasa lingkungan dari hutan.
Sumber daya hutan memiliki kelainan (peculiaritas) atau kekhasan dalam penilaian ekonomi.Kelainan-kelainan atau sifat-sifat khas sumberdaya hutan yang dimaksud meliputi 1.Produk sumberdaya hutan senantiasa dalam proses produksi yang berlainan dengan produksi dalam suatu pabrik yang meramu bahan mentah melalui suatu proses teknologi yang dapat diatur waktunya; proses produksi sumberdaya hutan tergantung alam memerlukan waktu lebih lama. 2. Kayu sebagai salah satu produk utama sumberdaya hutan yang penting diambil dari pohon-pohon beragam umur memerlukan jumlah persediaan yang cukup besar (luas dan volumenya) dengan sendirinya menuntut proses dan manajemen yang tidak sederhana 3. Akibat situasi di atas, massa kayu yang merupakan tegakan yang senantiasa tumbuh itu tidak mudah dibedakan apakah merupakan produski akhir atau sebagai modal yang sedang dalam pertumbuhan 4. Sumberdaya hutan memiliki potensi menghasilkan sekaligus banyak komoditi dan jasa serbaguna bersamaan (joint product), dan 5.Banyak komoditi/jasa serbaguna belum terukur nilainya secara tepat oleh hukum permintaan dan penawaran.
Sumber daya hutan (SDH) Indonesia menghasilkan berbagai manfaat yang dapat dirasakan pada tingkatan lokal, nasional, maupun global.  Manfaat tersebut terdiri atas manfaat nyata yang terukur (tangible) berupa hasil hutan kayu, hasil hutan non kayu seperti rotan, bambu, damar dan lain-lain, serta manfaat tidak terukur (intangible) berupa manfaat perlindungan lingkungan, keragaman genetik dan lain-lain.  Saat ini berbagai manfaat yang dihasilkan tersebut masih dinilai secara rendah sehingga menimbulkan terjadinya eksploitasi SDH yang berlebih.Hal tersebut disebabkan karena masih banyak pihak yang belum memahami nilai dari berbagai manfaat SDH secara komperehensif. Untuk memahami manfaat dari SDH tersebut perlu dilakukan penilaian terhadap semua manfaat yang dihasilkan SDH ini. Sebagai bentuk wisata, ekowisata mempunyai kekhususan tersendiri yaitu mengedepankan konservasi lingkungan, pendidikan lingkungan, kesejahteraan penduduk lokal, dan menghargai budaya lokal. Sehingga ekowisata banyak diminati wisatawan.

1.2 Rumusan Masalah
            Adapun rumusan masalahnya sebagai berikut :
1.      Apa pengertian dari ekowisata ?
2.      Bagaimana latar belakang ekowisata aek siraisan (Pemandian Air siraisan)?
3.      Apa manfaat dan fungsi yang ada di ekowisata aek siraisan (Pemandian Air siraisan
1.3 Tujuan Masalah
            Adapun tujuan masalahnya sebagai berikut :
1.      Untuk mengetahui pengertian dari ekowisata.
2.      Untuk mengetahui Bagaimana latar belakang ekowisata aek siraisan (Pemandian Air siraisan)?
3.      Untuk mengetahui Apa manfaat dan fungsi yang ada di ekowisata aek milas (Pemandian Air siraisan)?


BAB II
ISI
2.1 Pengertian dari Ekowista Aek Siraisan (Pemandian Air Siraisan)
Ekowisata atau ekoturisme merupakan salah satu kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan. Ekowisata dimulai ketika dirasakan adanya dampak negatif pada kegiatan pariwisata konvensional. Dampak negatif ini bukan hanya dikemukakan dan dibuktikan oleh para ahli lingkungan tetapi juga para budayawan, tokoh masyarakat dan pelaku bisnis pariwisata itu sendiri. Dampak berupa kerusakan lingkungan, terpengaruhnya budaya lokal secara tidak terkontrol, berkurangnya peran masyarakat setempat dan persaingan bisnis yang mulai mengancam lingkungan, budaya dan ekonomi masyarakat setempat. Pada mulanya ekowisata dijalankan dengan cara membawa wisatawan ke objek wisata alam yang eksotis dengan cara ramah lingkungan. Proses kunjungan yang sebelumnya memanjakan wisatawan namun memberikan dampak negatif kepada lingkungan mulai dikurangi.
Pariwisata mulai dilirik sebagai salah satu sektor yang sangat menjanjikan bagi perkembangan wilayah di skala global. Seiring dengan perkembangannya, muncul konsep ekowisata berbasis masyarakat, yaitu wisata yang menyuguhkan segala sumber daya . wilayah yang masih alami, yang tidak hanya mengembangkan aspek lingkungan dalam hal konservasi saja, namun juga memberikan keuntungan bagi masyarakat sekitar, sebagai salah satu upaya pengembangan pedesaan untuk meningkatkan perekonomian lokal, dimana masyarakat di kawasan tersebut merupakan pemegang kendali utama
2.2 Latar Belakang Dari Ekowista Aek Siraisan (Pemandian Air Siraisan)
            Ekowisata aek siraisan (Pemandian Air Pegunungan) sudah lama diketahui orang-orang dan sudah banyak pengunjung yang berwisata kesana. Letaknya berada di Desa Siraisan, Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara. Sejak itu, pengunjug selalu penuh sesak berdatangan ke tempat rekreasi itu. Terutama pengunjung semakin ramai pada siang hari menjelang sore sebab airnya dingin.
Sebelum diketahui orang-orang, tempat rekreasi yang sering dikunjungi adalah Sungai Hapung pada saat liburan. Hanya itulah tempat rekreasi di daerah ini pada saat itu dan lokasinya cukup jauh dari Sibuhuan, Ibu kota Padang Lawas. Dengan diketahui banyak orang-orang air siraisan tersebut maka bertambahlah tempat rekreasi yang digemari di daerah ini. Pemandian air siraisan ini berada dipinggir-pinggiran pegunungan yg ditumbuhi pepohonan yang hijau yang menambah kesan pada pemandian  tersebut . selain airnya yang dingin kita juga bisa menikmati sauna pemandangan yang indah dan menarik .
Kami beberapa kali sudah pergi kesana. Jika di hari biasa harga tiket masuknya hanya Rp. 5.000 tapi pada hari libur Lebaran tiketnya Rp.10.000 bagi orang dewasa dan anak-anak Rp. 5.000. Bagian terdalam air itu hanyalah setinggi leher orang dewasa. Jadi kedalaman air siraisan itu juga terbagi, pada satu sisi hanya sekitar 40 cm sehingga anak yang baru belajar berdiri bisa berenang disana dengan aman.
Dengan kondisi air yang tidak dalam maka sangat cocok sebagai tempat bermain anak-anak tentu saja harus dengan pegawasan orang tua. Tidak mengherankan kalau betapa banyaknya anak-anak yang suka berenang disana. Tapi pada kenyataannya sebab tempat itulah satu-satunya pemandian di daerah ini, pemandian itu itu dikungi dari semua kalangan usia. Ada yang baru pertama kali datang karena ingin tahu ada pula yang sudah berkali-kali datang ke tempat itu karna merasa puas dan senang seperti kami.
Pada Hari Sabtu dan Minggu pemandian  itu paling ramai pengunjungnya. Pada saat itu pada bagian depan di samping pintu masuk atau di tempat makan juga terdengar musik yang sangat digemari di daerah. Kalau sudah lapar karena puas berenang, disana juga tersedia makanan dan minuman seperti yang ada di tempat makan tersebut. Kita tinggal panggil pelayan yang setia menunggu pesanan di sekitar pemandian. Tidak perlu menunggu lama ketika pesanan itu akan datang dan langsung tersedia di bebatuan yang ada di pinggir sungai. Jadi tempat itu sangat cocok untuk bersenang-senang bersama keluarga, terutama anak-anak. ditambah keunikannya yakni air siraisan yang bersumber dari alam. Ketika pikiran sedang kacau dan badan sedang lelah maka pemandian air siraisan itulah solusinya. Betapa rileks dan santainya berada di tempat itu dan ketika pulang hati pun nyaman serta badan segar.
2.3  Manfaat dan fungsi yang ada Ekowista Aek Sirana (Pemandian Air Siraisan)
Sesuai dengan definisinya, manfaat ekowisata dapat dibagi dalam 3 poin utama, yaitu: Memberikan pendidikan lingkungan kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian alam, menghormati dan menjaga keberadaan alam, lengkap dengan lingkungan sekelilingnya. Sebagai kegiatan konservasi alam yang melibatkan partisipasi masyarakat secara materi. Partisipasi masyarakat ini akan digunakan untuk memelihara kelestarian hayati dan mengembangkan keberagaman hayati di wilayah ekowisata. Kegiatan ekowisata secara tidak langsung akan membutuhkan tenaga masyarakat sekitar untuk menjaga dan mengembangkan potensi dan keragaman hayati. Dengan begitu, kegiatan rekreasi ini sangat berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.
Manfaat dari ekowisata aek siraisan (pemandian air siraisan) ini adalah sebagai tempat rekreasi dan sebagai tempat pemandian air yang dingin, tempat ini adalah sebuah pemandian dimana airnya itu dingin dari air alam gunung alami, sehingga ketika mandi disitu badan yang terasa pengap kembali menjadi segar karena bisa merilekskan, ada juga air yang tidak teralu dingin dan ada juga yang sangat dingin, karena perairannya langsung dari gunung. Tempat pemandian ini juga berada di sebuah desa jadi alamnya masih segar dan banyak pepohonan disana sehingga hawa disana itu dingin dan sejuk, sehingga ketika kita mandi di air siraisan tersebut terasa nyaman karena suasana yang masih seperti hutan.

Gambar aek siraisan (pemandian air siraisan)

12 tempat wisata di Padang Lawas yang hits dan menarik - Traveling ...     Pesona Alam Siraisan Padang Lawas: Pesona alam Siraisan Padang Lawas 




BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
1.        Ekowisata atau ekoturisme merupakan salah satu kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan.
2.        Sumber daya hutan (SDH) Indonesia menghasilkan berbagai manfaat yang dapat dirasakan pada tingkatan lokal, nasional, maupun global.
3.        Manfaat dari ekowisata aek siraisan (pemandian air siraisan) ini adalah sebagai tempat rekreasi dan sebagai tempat pemandian air yang sangat dingin
4.      Letak ekowisata aek siraisan (pemandian air siraisan) berada di Desa siraisan, Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara
5.      Pemandian air siraisan  itu dibangun sebagai tempat rekreasi dan  air siraisan tersebut berada di pinggiran pegunungan yang disekitarnya masih hijau ditumbuhi pepohonan yang masih hijau
3.2 Saran
      Sebaiknya  lebih memahami dan mengerti manfaat ekonomi sumber daya hutan baik yang diperoleh dari ekonomi sumber daya hutan dan perusahaan maupun masyarakat sekitar dan alam.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

tugas kpuk